Berburu Keripik Tempe khas Malang di Kampung Sanan

  • Whatsapp
Berburu-Keripik-Tempe-khas-Malang-di-Kampung-Sanan
Foto dari Canva

Mendengar kata makanan khas Malang mungkin yang langsung terlintas dalam pikiranmu adalah beragam varian makanan dengan bahan dasar buah Apel atau Pia. Namun ternyata, keripik tempe juga merupakan salah satu kuliner khas Malang, yang wajib untuk dijadikan oleh-oleh saat berlibur ke kota Apel ini. Kamu bahkan bisa mengunjungi kampung wisata Sanan yang merupakan sentra industri pengolahan keripik tempe di Malang.

Kampung Sanan saat ini dihuni oleh sekitar 2000 kepala keluarga yang 95% di antaranya merupakan pengusaha dan pengolah tempe. Mulai dari memproduksi tempe, menjual tempe di pasar, hingga membuat keripik tempe. Kampung Sanan pertama kali dibentuk menjadi sentral industri tempe pada tahun 1970-an. Namun pada saat itu, produksi tempe yang dihasilkan masih berupa tempe mentah atau tempe yang menjadi lauk pauk biasa. Tempe-tempe ini kemudian dijual di pasar yang ada di sekitar kampung. Namun, karena banyak tempa yang tidai habis terjual di pasar, akhirnya penduduk kampung pun berkreasi dengan membuat camilan keripik tempe dari sisa tempe tersebut. Keripik tempe inilah yang kemudian terkenal hingga saat sekarang.

Read More

Meski saat ini sudah banyak menjamu kue artis sebagai oleh-oleh kuliner dari Malang, namun keberadaan keripik tempe sebagai kuliner khas Malang tetap bertahan. Hal ini terbukti dari masih ramainya Kampung Sanan oleh kunjungan wisatawan, terutama saat momen liburan dan lebaran. Tidak tanggung-tanggung, satu toko bisa melayani sebanyak 1000 pengunjung dalam satu hari. Ini tidak mengherangkan, mengingat harga jual keripik tempe di Kampung Sanan memang dibanderol lebih murah bila dibandingkan membeli di toko oleh-oleh. Untuk sekilo keripik tempe, dibanderol mulai dari Rp23.000 saja, sementara di luaran bisa mencapai Rp60.000.

Demi menarik banyak pembeli, produsen keripik tempe di Sanan pun melakukan beberapa inovasi terkait produknya. Misalnya saja dengan memproduksi beragam rasa keripik tempe, mulai dari rasa jagung bakar, pedas manis, ayam, rumput laut, hingga rasa pizza. Kemasannya pun dibuat semenarik mungkin, tidak hanya sekedar plastik polos semata namun juga dengan desain yang unik.

Tidak hanya itu, mengikuti perkembangan jaman, selain menjualnya di toko-toko offline, beberapa produsen pun sudah mulai memasarkan produknya secara online di market place. Sehingga dapat dikirim hingga ke luar kota Malang. Nah, buat kamu yang tidak sempat datang ke Kampung Sanan, beberapa produsen juga menerima delivery order khusus untuk daerah Malang kota. Pesanan ini nantinya akan dilayani dengan mengantarkannya ke tempat-tempat umum di Malang seperti di hotel, stasiun, atau bandara.

Untuk mengunjungi Kampung Sanan ini cukup mudah, karena berada di tengah kota, tepatnya di Jl. Sanan, Malang. Aksesnya pun mudah karena dilewati oleh banyak kendaran umum. Kamu juga tidak akan kelewatan, karena ada gapura besar dengan tulisan “Sanan Sentra Industri Tempe & Keripik Tempe” sebagai penanda pintu masuk kampung Sanan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *